
Tarakanita Tangerang
Jawer Kotok / Myana

Plectranthus scutellarioides
Nama lokal: Jawer kotok
Nama ilmiah: Plectranthus scutellarioides.
Penemu:-
Sejarah singkat: Tanaman ini memiliki nama lain, yaitu Sigresing (Batak), Adong-adong (Palembang), Jawek Kotok (Sunda), Iler (Jawa Tengah), Sarindrang (Dayak Ma'anyan), Ati-ati (Bugis) , Bulunangko (Toraja) dan Serewung.
1
Ciri - Ciri
Cara berkembang biak: berkembang biak secara Generatif.
1. Fisiologi:
- Batang
Tegak dan bercabang, dengan warna batang hijau kekuningan.
- Daun
Lanset memanjang, hijau tua dengan ujung runcing.
- Bunga
-
Majemuk, berbentuk kerucut atau bulir.
-
Warna bunga: merah, kuning, oranye, atau ungu.
- Penyerbukan
Penyerbukan dibantu oleh serangga (entomogami).
- Suhu
Optimal pada suhu 20–30°C.
- Tanah
-
Tumbuh baik di tanah gembur dengan pH 6,0–7,5.
-
Tanah harus subur dan drainase baik.
- Penyiraman
Siram secara teratur, pastikan tanah tetap lembab namun tidak tergenang air.
- Kelembaban
Memerlukan kelembaban udara 60–70%.
- Pencahayaan:
Membutuhkan cahaya matahari penuh untuk pertumbuhan yang optimal.
2
Taksonomi
-
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
-
Divisi : Angiospermae (Tumbuhan berbunga)
-
Kelas : Magnoliopsida (Dikotil)
-
Ordo : Caryophyllales
-
Famili : Amaranthaceae (Suku Amarantaceae)
-
Genus : Celosia
-
Spesies : Celosia argentea
3
Manfaat
Manfaat Medis Jawer Kotok:
-
Anti-inflamasi: Mengurangi peradangan.
-
Antibakteri: Membantu melawan infeksi bakteri.
-
Meningkatkan daya tahan tubuh: Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
-
Mencegah penuaan dini: Kaya antioksidan, melawan radikal bebas.
-
Mengatasi gangguan pencernaan: Membantu meredakan gangguan pencernaan ringan.
4
Cara budidaya
- Memilih pot:
-
Gunakan pot dengan diameter minimal 20 cm dan kedalaman cukup untuk pertumbuhan akar.
-
Pastikan ada lubang drainase agar air tidak menggenang.
- Memilih media tanam:
Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 dan Tanah harus subur dan memiliki pH 6,0–7,5.
- Menanam:
-
Tanam biji langsung di media tanam atau gunakan bibit yang sudah siap.
-
​Tanam biji dengan kedalaman sekitar 0,5 cm dan beri jarak antar biji agar tumbuh optimal.
-
Letakkan di tempat yang terkena cahaya matahari penuh.
- Menyiram:
Siram secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah, terutama saat musim kemarau. Jangan biarkan tanah terlalu basah atau tergenang air.
- Merawat:
-
Pemupukan: Berikan pupuk organik setiap 1 bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan.
-
Penyiangan: Cabut gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
-
Pemangkasan: Pangkas bunga yang sudah layu agar tanaman tetap sehat.
-
Pengendalian hama: Gunakan pestisida alami atau insektisida ringan jika diperlukan.

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836