top of page

Jawer Kotok / Myana

7b9d19e8-dae8-497c-accd-fd99187d2ef0.jpg

Plectranthus scutellarioides

Nama lokal: Jawer kotok
Nama ilmiah: Plectranthus scutellarioides.
Penemu:-
Sejarah singkat:
Tanaman ini memiliki nama lain, yaitu Sigresing (Batak), Adong-adong (Palembang), Jawek Kotok (Sunda), Iler (Jawa Tengah), Sarindrang (Dayak Ma'anyan), Ati-ati (Bugis) , Bulunangko (Toraja) dan Serewung.

Ciri - Ciri

Cara berkembang biak: berkembang biak secara Generatif.


1. Fisiologi:

- Batang

Tegak dan bercabang, dengan warna batang hijau kekuningan.



- Daun

Lanset memanjang, hijau tua dengan ujung runcing.


- Bunga

  • Majemuk, berbentuk kerucut atau bulir.

  • Warna bunga: merah, kuning, oranye, atau ungu.


- Penyerbukan

Penyerbukan dibantu oleh serangga (entomogami).


-  Suhu
Optimal pada suhu 20–30°C.


-  Tanah

  • Tumbuh baik di tanah gembur dengan pH 6,0–7,5.

  • Tanah harus subur dan drainase baik.


-  Penyiraman

Siram secara teratur, pastikan tanah tetap lembab namun tidak tergenang air.



-  Kelembaban

Memerlukan kelembaban udara 60–70%.


- Pencahayaan:

Membutuhkan cahaya matahari penuh untuk pertumbuhan yang optimal.

2

Taksonomi

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

  • Divisi : Angiospermae (Tumbuhan berbunga)

  • Kelas : Magnoliopsida (Dikotil)

  • Ordo : Caryophyllales

  • Famili : Amaranthaceae (Suku Amarantaceae)

  • Genus : Celosia

  • Spesies : Celosia argentea

3

Manfaat 

Manfaat Medis Jawer Kotok:
 

  • Anti-inflamasi: Mengurangi peradangan.

  • Antibakteri: Membantu melawan infeksi bakteri.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh: Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Mencegah penuaan dini: Kaya antioksidan, melawan radikal bebas.

  • Mengatasi gangguan pencernaan: Membantu meredakan gangguan pencernaan ringan.

4

Cara budidaya

- Memilih pot:

  • Gunakan pot dengan diameter minimal 20 cm dan kedalaman cukup untuk pertumbuhan akar.

  • Pastikan ada lubang drainase agar air tidak menggenang.



- Memilih media tanam:

Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 dan Tanah harus subur dan memiliki pH 6,0–7,5.


- Menanam:

  • Tanam biji langsung di media tanam atau gunakan bibit yang sudah siap.

  • ​Tanam biji dengan kedalaman sekitar 0,5 cm dan beri jarak antar biji agar tumbuh optimal.

  • Letakkan di tempat yang terkena cahaya matahari penuh.


- Menyiram: 

Siram secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah, terutama saat musim kemarau. Jangan biarkan tanah terlalu basah atau tergenang air.


- Merawat:

  • Pemupukan: Berikan pupuk organik setiap 1 bulan sekali untuk mendukung pertumbuhan.

  • Penyiangan: Cabut gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

  • Pemangkasan: Pangkas bunga yang sudah layu agar tanaman tetap sehat.

  • Pengendalian hama: Gunakan pestisida alami atau insektisida ringan jika diperlukan.

Nature Reserve

Kontak Kami

Yayasan Tarakanita
J
l. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836

© 2035 oleh BizBud. Dibuat dengan Wix.com

bottom of page